Puisi-Puisi Diana Multi

Spread the love

Ilustrasi: Pixabay

Terjebak

Kala mentari masih malu untuk menatap bumi
Engkau menghampiriku dengan senyummu nan indah dan mempesona
Yang membuat aku terjebak asmara dengan dirimu.
Dan tatapanmu yang membuatku larut dalam gerimis penuh cinta
Syair penuh rasa dan makna sepertinya bertebaran.

Alunan lagu dan melodi
Menjemput malam tiba
Tatapan manismu masih saja terlintas dalam benak
Kucoba untuk berpaling dengan rasa ini
Tapi ku tak bisa
Mungkinkah aku terpenjara denganmu?
Terjebakkah aku pada asmara?

Ketika jantung berselimutkan kejujuran
Kebohongan adalah mustahil tuk diucap bibir
Ketika hati memeluk rindu dengan gebu
Kau tahu, aku ingin berbaring pada matamu

Mimpiku

Jarum jam selalu berputar
Wahai cinta yang kupuja
Sadarku ku sudah berlabu dipulau
Putih abu abu
Kini sekarang kuharus melangkah
Mengampai harapanku yang tegelam dibawah laut
Mencari jejak cita citaku
Yang masih menari
Ujung sana.
Tuhan gengam jari jemariku
Terbanglah bersamaku keluar
Angkasa

Melewati hamparan
Penuh batu
Terangilah akalku
Titiplah cahaya bagiku
Mencampai puncak

Kasih Ayah

Dikalah malam menjemput
Bintang bintang dilangit
Enggan menyapa aku
Karna mereka tau gejolaknya rasa rindu
Yang aku rasakan saat ini

Ayah

Mampukah aku menyebrang lautan tanpa perahu?
Sementara dirimu masih jauh disebrang sana.
Andaikan ayah tau
Disini ku takmenentu
Terkadang sedih,cemas galaupun bersatu
Dalam irama orang selalu menyebutnya rindu

Di sini kuseperti putri malu
Yang sekali disentuh ronanya
Akan jatuh melayu karna
Teriknya rasa rinduku padamu.
Bahkan disetiap waktu yang kugengam
Disetiap hari yang kulangkahi
Bayanganmu selalu terlintas dalam benakku.

Ayah apa kabarmu?
Dimana ayah sekarang?
Kuselalu mencarimu tapi mengapa hanya
Gambar yang kudapatakan
Sementara dirimu tak
Tau dimana.

Ayah rindu ini memang susah utuk dikenang duka tapi
Rasa yang masih tertepuk didalam dada
Kuhanya mampu meneteskan air mataku
Tuk mengobati rinduku

*Mahasiswa Semester 1 Jurusan Sosiologi Universitas Terbuka

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *