Puisi-Puisi Patrick Poto

Spread the love

Ilustrasi:Amateur writer

Masih Tentang Jejak Dan Waktu

Waktu berputar tanpa berbalik arah
Dan angin bertiup kencang
Menyapu bersih lorong kenanganku
Yang terukir dengan indah pada waktu itu

Angan-anganku menyapa dalam diam
Dan terus berkumandang dalam keheningan
Sembayang pagiku
Aku hanya mendengar iringan nyanyian
Burung-burung yang berkicau menyambut sang pagi

Hati ini seakan bersandar pada tiang mimpi
Yang indah namun terbangun
Karena aku tahu hidup butuh perjuangan
Dan pengorbanan bukan langsung tersaji
Dalam tapak-tapak mengejar sang jejak

Dalam kata ini tersaji jejak yang jauh
Dari pandangan sang musafir
Yang keluar ke negeri seberang
Dan mencari yang hilang dari dalam hidupnya
Yaitu sang jejak yang tak kunjung berhenti berjalan.

Di Sudut Keheningan

Rasa merajut dalam setiap lorong keheningan
Yang penuh tanya kapan aku membuka mulut
Untuk menyapa dalam lantunan suara
Yang penuh kenangan dalam geseran jarum jam

Angin meniup-niup dengan tanda khasnya
Yang membawa dedaunan kesana kemari
Pada jerami kering yang penuh kenangan
Begitu pula terjadi pada matahari
Yang meninggalkan kisah pada waktu terbit di pagi hari

Di sudut keheningan ini
Aku menyapa dalam senyum yang tak berujung
Pada perjumpaan
Kita dulu
Yang terukir dalam lukisan waktu yang kelam

Putaran waktu tak akan menunggu
Untuk menyapa sapaan manismu
Yang kau kecupkan pada kening cinta
Dan aku bahkan tak berharap pada lantunan manismu
yang kau janjikan padaku.

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *