Opini

Cinta dan Toleransi Dalam Kaca Mata Mahatma Gandhi Serta Relevansinya Dalam Membangun Kesatuan NKRI

Penulis : Gelasius Fransisko Edwin Ria

Pengantar

Pandangan Gandhi terhadap manusia yang anti kekerasan tidak lepas dari pengertian manusia utamanya manusia sebagai manusia sosial yang tidak bisa hidup sendiri, tidak bisa menemukan dirinya sendiri tanpa terlibat dalam kebutuhan besar (sosialitas). Oleh karena itu semua manusia bersaudara, sebagai saudara semestinya tidak ada kata permusuhan, penindasan, saling membenci serta tidak adanya tindakan kekerasan dan untuk membentuk manusia yang seperti itu diperlukan komitmen untuk menjalankan ajaran ahimsa yang mana ahimsa secara harfiah berarti tidak menyakiti dengan kata lain dipenuhi oleh rasa cinta kasih. Ahimsa merupakan jalan untuk mencapai kebenaran baik itu kebenaran fikiran, ucapan, maupun perilaku dan dapat menciptakan suasana cinta dan berbuat baik kepada orang lain.

Baca Juga : Petualangan Cinta di Kampung Ndoso
Baca Juga : Kontaminasi dan Kritik Demokrasi Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat ini mengalami berbagai macam persoalan akibat dari Intoleransi, masalah masuknya nilai-nilai baru yang tidak sesuai dengan tatanan sosial, kultural dan religius serta lahirnya kelompok eksklusif yang bersifat religius. Kelompok-kelompok ini memandang segala yang lain, yaitu segala yang berbeda dari identitas kelompok mereka, sebagai musuh yang harus dimusnahkan. Sikap ini menggambarkan bagaimana manusia Indonesia sudah hidup tanpa Cinta Kasih dan Kesadaran untuk saling menghargai. Cinta adalah kekuatan paling utama jika manusia ingin agar kesatuan itu tercipta baik dengan sesama manusia ataupun dengan apa yang melekat padanya. oleh karenanya problem yang terjadi di Indonesia adalah berawal dari manusia Indonesia yang kurang mengetahui dan memahami cinta dengan baik. Sikap Intoleransi di Indonesia juga membuat Kesatuan NKRI mengalami goncangan baik dari kaum mayoritas maupun minoritas.

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button