Puisi

Doamu Mantra Pelindung Antologi Puisi Veer Lado

Doamu Mantra Pelindung
Lantunan aksara lirih dalam resah
Menjerit sendiri tanpa suara
Di celah lelah bibir terkatup
Mengeja bait doa da

Veer Lado

Mama
Dirimu terpekur lesu di sudut bisu
Terbias lara di kelopak mata
Menelan rindu dalam lidah kelu
Mendekap dalam doa jiwa yang terlunta dalam rantauan

Lantunan aksara lirih dalam resah
Menjerit sendiri tanpa suara
Di celah lelah bibir terkatup
Mengeja bait doa dalam kalbu

Mama
Matamu sayu menatap awan
Mengadu pada langit
Perih rindu mencabik dada
Tak menyurutkan setiamu dalam doa

Syair sucimu adalah mantra pelindung bagi anakmu
Pemacu semangat
dalam merajut mimpi menaklukan buana
Walau semuanya harus dibayar dengan peluh dan dukamu
S’bab bahagia anakmu adalah surga bagimu.

Kamar, 08 Agustus 2020.

Baca Juga : Mawarku Antologi puisi Edy Feliks Hatam
Baca Juga : Kabar Pagi Antologi puisi Defri Sae

Seperempat Abad

Mama
Aku langitkan litani syukurku pada Tuhan
Atas sentuhan tangan kasih-Nya
Aku, Ia rajut dalam rahimmu

Ternyata waktu itu pasti
Tanpa aku sadari aku bertambah tua
Hingga hari ini, seperempat abad sudah
Mama hadirkan aku ke dunia

Ini hanya senandung jiwaku, Mama
Ungkapan rasa yang tak sempurna
Nyanyian rindu padamu di antara doa-doaku
Pengganti pelukan untukmu

Mama
Terima kasih
Cintaku padamu tak ‘kan pernah usai.

Bekasi, 17 September 2020.
Ucapan terima kasih untuk Mama di hari ulang tahun saya yang ke-25.

Baca Juga : Kita dan Kuasanya-Nya Antologi Puisi Verr Lado
Baca Juga : Labuan Bajo 24 Agustus Antologi Puisi Affriana

Selamat Ulang Tahun Mama

Mama
Waktu itu pasti
Ia merenggut segalanya tanpa kita sadari

Hari ini aku menyadari
Mama semakin tua
Rambutmu yang hitam mulai memutih
Wajahmu yang cantik penuh kelembutan mengerut

Jari jemari kita menyatu hanya dalam angan
Peluk hangat kita hanya dalam doa
Waktu yang merenggut segalanya, Mama

Pada Dia yang Empunya keabadian
Kutitip mantra suci paling ampuh
Kiranya dirimu selalu dalam lindungan-Nya

Selamat ulang tahun Mama
Kudekap dirimu dalam sujudku hari ini.

Bekasi, 13 Oktober 2020.
Ulang tahun Mama yang ke-52.

Baca Juga : Bunga di Tepi Jalan
Baca Juga : Bukan Aku Yang Dikubur, Tapi Harapku

Tak Ada Mawar Juga Coklat

Hari ini tak ada mawar juga coklat
Tanpa peluk hangat atau kecup mesra
Tiada nyanyian pun air mata

Serupa mentari yang selalu bersinar
Juga bintang yang setia menemani malam
Begitu pula aku menikmati kasihmu
yang tak pernah menemui akhir

Mama
Selamat hari Valentine
Kasih sayangmu tak pernah usai
Sejak dulu hingga nanti
Selamanya.

Bekasi, 14 Februari 2021.
Spesial hari valentine.

Veer Lado adalah penyuka sastra. Saat ini menetap di Jakarta. Puisi-puisi ini sengaja ditulis untuk dipersembahkan pada Ibunya di hari ulangtahun nanti.


Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button