Puisi

Hidup Mesti Berkencan Dengan Tuhan Antologi Puisi Andi Hotmartuah Girsang

Hidup Mesti Berkencan dengan Tuhan

Dalam sunyinya senandung malam
Berkecamuk ritme romantis kelam
Pertikaian di hati terbentur padam
Sedih mendekap masa depan suram

Ketika tawa berpeluk riang
Usah terbahak tiada yang kurang
Tak perlu bertingkah sombong
Semua semu tak bisa di bopong

Tuhanlah kekasih sejati
Berkencanlah tanpa henti
Suka duka sampai mati
Hanya Dia yang abadi

Tak usah “kencan” dengan sembunyi
Walau kadang tak perlu orang amati
Atau hanya karena ingin dihormati
Cukup “berkasih” dengan-Nya di hati

Silahkan berontak saat kamu marah
Teriaklah sampai kamu lemah
Luapkan emosi usah kamu ramah

Tapi jangan lupa dan berserah
Dialah kekasih yang paling pemurah
Dekapan-Nya selalu hangat dan senyum-Nya selalu sumringah

Lika-liku jalinan dengan-Nya
Tak terselami kadang tak mengerti
Di saat kamu jenuh
Dia hadir bagai penyembuh

Saat rindumu lupa akan Dia
Seberkas pelangi cinta akan menyapa
Luapan jiwapun berkata
Mukjizat kekasih sungguh tak terduga

(21 Agustus 2014)

Baca juga Hujan Desember Antologi Puisi Maxi L Sawung

Kemelut Jiwa Dalam Hening

Alunan rintik hujan
Perlahan menetes jatuh ke tanah
Daku menghening akan jejak hariku
Jerih lelahku seolah tak berbekas
Bagai embun pagi hilang ditelan mentari
Letihku tertindih berharap pujian
Ingin senyum namun dapat cacian
Jiwaku meronta mencari kebenaran
Namun tetap diriku yang tersudutkan
Hatiku perih tak terlukiskan
Ingin berhenti ke peraduan
Tapi panggilan jiwa menggairahkan

Baca juga Seselimut Denganmu Antologi Puisi Indrha Gamur

Jejak yang Terhapus

Gerimis dalam tangis
Jiwaku meronta, berontak tak bersandaran
Telah kuukir nama-Mu di langit-langit hatiku
Satu hanya diri-Mu saja
Wahai sang rintik hujan
Basahilah wajah duka ini
Agar terlihat tegar
Meski bermandikan peluh kelukaan
Gerimis dalam tangisku
Takkan mampu menghapus kucuran kesedihanku
Deraian dinginnya menyejukkan kehampaanku

Baca juga Mencari Tuhan Dalam Wajah Sesama

Penulis: Andi Hotmartuah Girsang (AHoG) ~ ~ Sang Perindu Hening
Sirpang Sigodang, Pamatang Raya-Simalungun, Sumatra Utara

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button