Puisi

Kandang Natal Antologi Puisi Maxi L. Sawung

Kandang Natal

Di bukit hatimu
Pernah ada salib
Tertancap kuat
Perih dan pelik
Hingga takdir berbunyi tiga kali

Mengantarmu pada natal
Kayu salib dengan
Tabah kau jadikan kandang
Dengan bekas luka, darah
Dan tangis

Bukankah begitu yang
Diinginkan Tuhan
Persembahan saat Ia
Datang nanti.

(Maumere, 2020)

Baca juga : Yang Terjadi Ketika Malam Antologi Puisi Maxi L. Sawung

Salib

Tidak ada yang lebih berat dari kayu salib.
Tidak ada yang lebih bahagia dari kandang Natal.
Tidak ada yang lebih menyenangkan saat kau
Berhasil mengubah hatimu menjadi tempat
Tuhan lahir.

(Maumere, 2020)

Baca juga : Bagaimana Aku Menelanjangimu Antologi Puisi Maxi L. Sawung

Tubuhmu

Tubuhmu tubuh penuh luka
Tempat bekas-bekas coba
Kau tutup dengan make up
Namun diam-diam tak jua kau puas

Seperti pohon natal tanpa lampu warna
Atau kandang tanpa pernak-pernik
Meriah

Sepertinya memang kepalamu sudah
Penuh dengan amnesia atau lebih banyak
Rekayasa
Sebab Natal dirayakan karena Yang Mulia
Menyukai tubuh gadis sederhana.

(Maumere, 2020)

Baca juga : Tak Bisa Membohongi Rasa

Maxi L. Sawung.

Penulis: Sekarang tinggal di Maumere. Suka baca buku dan Dia.


Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button