cerpen

Keping-keping Rahasia

Foto: Google

Oleh: Alexander Wander Wegha

Dari semula engkau dimuntahkan menjadi sebuah nama pengikat sukma
Terdengar indah hingga kata terbatas menyuarakanya
Sekali-kali guncang dengan suara serak basah penuh asa
Memekik hingga tak kunjung ujung

Getaran kata pergi melawat duka
Sejak kemarin tak pernah pamit meninggalkan waktu
Barangkali duka sudah melekat erat dengan waktu
Namun,, apakah itu abadi?
tanya tak menyeruak jawab hingga menjadi abu

Waktu seakan lelah
Mengemis tanpa membabi buta
Untuk mengisi tabung kehidupan
Sehari tiga kali tanpa ampun

Empedu lebih manis dari hidangan senja kemarin
Hidangan pemberi tangan kiri pelengkap tangan panjang
Mungkin itu rahasia
Tangan kiri dan kanan penyemat rahasia

Romarea, 3 Juli 2020

Hati yang Hancur

Ketika mentari kembali pada bibir hening
Angin masih mengiasi duniaku dengan angan tak tampak
Mencabir-cabir hening hingga menggigil
Bulu kuduk mengampun atas hempasan tak terhitung

Bertubi-tubi kata bergerak pada bibir manismu
Mengukir waktu dan jarak kian terus bergerak
Menjadi rindu yang terus melekat
pada dinding- dinding kisah pembentuk rasa
Aku, kamu yang kian menjadi kita

Namun…
Heningmu membuatku mati suri berkali-kali
Bahkan detak jantung ingin pamit sebentar melawat wajahmu
Menghentikan darah ragamu yang rak kunjung pamit
Berangkali ia lupa pada tabungnya

Sesal tak terbatas di ujung mata
Menghujani semesta tanpa noda
Itu derita hati tak mampu mencerna racun
yang berseliweran dari kata-kata manismu

Romarea, 6 Juli 2020

Memberi tanpa Pamrih

Ketika kata bertemu sepakat
Tak terbayang melahirkan kisah
Dengan bermandikan keringat pengikat kasih dalam ruang-ruang sempit
Hingga kata berubah menjadi kalimat
Aku lelap dalam dekapan bidangmu

Namun…
Itu hanya kata tak bertuan
Sekali-kali pergi pada pangkuan derita
Sembilan bulan menelan pil tampa ampun
Lalu memuntahkan kuda tengah hari
Dengan riang dan nafas tak bertepi

Aku hampa tanpa adamu
Adamu hanya membawa luka
Bagi aku dan dia yang kau titipkan pada dinding
kisah kita

Pelabuhan Ende, 4 Juli 2020

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button