Puisi

Kumpulan Puisi Yohan Lejap

Aku hanya menginginkan minum kopi pahit
Beraroma bau tubuhmu
Dan berdiskusi soal sakit kusta negara
Sakit serakah negara

Yohan Lejap

Masih Ingat?

Kita itu pelaut malam
Mengumpulkan awan hitam di mata
Sementara lupa kita masih hitam di hati

Dingin malam ini sayang
Peluk saja tubuhku
Dan bukan nafsuku
Sebab tubuh ini masih
Akan bangun waktu subuh
Menyiapkan lembaran kenangan
Tujuh rupa
Untuk kita kenang kalau sudah jadi arwah

Kita harus berdoa
Apalagi tak ada malam yang paling nikmat
Selain malam dengan bermalas-malasan tidur
beralas bibir
Dan kening

Doa mulai
Doa selesai

Mengapa secepat itu sayang?
Karena aku takut terlalu menginginkan banyak hal
Aku hanya menginginkan minum kopi pahit
Beraroma bau tubuhmu
Dan berdiskusi soal sakit kusta negara
Sakit serakah negara

Dirimu ingin kita main politik?
Jangan bermain sayang
Tapi membayangkan saja
Ada suara-suara seperti kita

Sudah sayang
Sudah
Aku ingat kita sudah tak bisa
Bersua lagi
Apalagi bercinta sampai jam empat buta
Sudah bukan kita lagi.

(Ribang, 10 November 2020)

Baca Juga Malam Tak Berembulan dan Suara Seram Menakutkan

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button