Puisi

Mati Itu Abadi Antologi Puisi Asni Bastari

Manusia adalah riwayat sementara

Mengembara di dunia fana

Sedang kematian dan kepergian Adalah kekal menjanjikan

Asni Bastari

Mati Itu Abadi

Dengan cara itu
takdir berjalan dengan sendirinya
Tanpa tahu kapan dan di mana akan merasa
Kita telah di penghujung keabadian masa
Badan utuh menjelma mayat tanpa kata

Air mata berlinang
Perasaan diguncang
Inikah yang sesungguhnya
Atau mimpi biasa

Manusia adalah riwayat sementara
Mengembara di dunia fana
Sedang kematian dan kepergian
Adalah kekal menjanjikan.

Februari 2021.

Baca Juga : Kamu Luar Biasa Antologi Puisi Andi Dollo
Baca juga : Bukan Aku Yang Dikubur, Tapi Harapku

Ada Rindu Untukmu Mama

Ada wajah mama terkenang dalam bayang
Ada senyuman memancar sinar binar
Dibalut luka pada tatapan
Dengan sendu terjatuh dalam sekian ribuan luka

Lihatlah, hari telah berganti
Tahun telah berlalu
Ratap kubur menjamah dengan kedua tangan
Ucap pun aku tak mampu mengurai

Sungguh berat untuk menghentikan rasa rindu
Melintas dan mengusir air mata
itu tidak sepandan dengan kata hatiku
Demi apapun aku mencintai dalam rindu.

Februari 2021.

Baca juga : Patah Hati Pertama Antologi Puisi Ningsih Ye
Baca juga : Pemakaman Antologi Puisi Maxi L Sawung

Kepada Yang Pernah Hadir

Pada sore yang mendinginkan tubuh
Pelupuk mata mulai meredup
Menikmati realita hidup
Ada sayup yang tak sanggup
Untuk tetap katup

Beriringan musik melodi
Secangkir kopi melahirkan imaji
Aku terhanyut dalam kalbu
Untuk kesekian kalinya aku terpaku

Membalut kesepian dengan rinti hujan
Sembari bercerita di atas kertas
Ada kenangan yang membekas
Sekejap menghilang

Yang pernah hadir
Ketahuilah rasa ini sudah aku kubur
Yang dengan sengaja untuk pergi
Aku turut bahagian akan ini

Kepada cerita yang pernah dibangun
Dengan relanya berjuang
Jangan kau buang
Baiknya dikenang
S’bab ketika saat yang indah datang
Kita sudah rela menerima undangan.

Februari 2021.

Baca juga : Kamu, Hujan, Kopi Dan Sepiring Jagung Rebus
Baca juga : Rindu yang Sempat Riuh

Asni Bastari lahir pada tahun 1999. Saat ini sedang menempuh Pendidikan di STIMI HANDAYANI Denpasar – Bali.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button