cerpen

Senja di Oesapa Berserta Kenangannya

Oleh: Waldus Budiman

Gadis itu masih termangu. Diam. Tatapannya jauh mengarah ke pantai Oesapa. Ada yang ganjal dalam hatinya. Suara ombak mencumbui batu karang dan suara mesin motor laut yang sempat melintas di depannya tak gubris sedikitpun. Tatapannya penuh hampa. Apakah dia sedang menunggu seseorang atau ada hal yang patut dikenang kembali di tempat ini. Entalah.

Namanya Reyy. Dia seorang mahasiswi semester 7 di salah satu kampus ternama di kota karang. Reyy dikenal ramah oleh teman-temannya. Orangnya suka berbagi dan selalu menjadi pendengar setia jika ada yang mensharingkan pengalaman atau masalah pribadi kepadanya. Tidak mengherankan teman-temannya yang patah hati atau terkena magic harapan palsu datang padanya sekedar untuk berbagi. Namun dari sekian kisah yang dialami oleh teman-temannya, kali ini Sarini tidak berbisa berbuat apa-apa. Ini memang kejam.

Baca juga Ingin Membencimu namun masih Mencintaimu

Ditinggal pergi saat lagi sayang-sayangnya itu sangat menyiksa. Apa lagi sudah menaruh harapan bahwa dialah yang akan mendampingi dan mengikrarkan janji suci di hadapan bapa Pastor.

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button