Puisi

Suatu Senja di Golo Lantar

Suatu senja di puncak Golo Lantar, lambaian kembang mengucap selamat datang, tangkai-tangkai gemulai yang memucuk rasa, juga anggun kelopak yang memekar cinta, mengakar erat pada cengkeraman setia, menyambut sepasang senyum yang hendak melantun doa pada Sang Ibu.

Wandro J. Haman

Suatu Senja di Golo Lantar I

Senja itu di Golo Lantar
Hamparan kabut mulai menyambangi pucuk-pucuk bambu itu,
Lalu merendah, menyapa rumah-rumah warga
yang selalu sabar menanti senja
Sementara kita sibuk menyiangi kabut itu,
Mengumbar gurau pada dunia yang sedang gundah

Pada pendakian menuju Golo Lantar senja itu,
Di antara ilalang dan rerumput yang memeluk lereng bukit,
Kita menapakkan kaki, mengayun langkah-langkah setia,
juga melambungkan doa-doa mungil,
Sembari menitip rindu yang kian membukit

Senja itu di Golo Lantar,
Awan-awan kapas sibuk membelai dedaunan yang dingin
Tak menghiraukan tanganmu yang tenggelam pada lenganku
Sementara bibirku sibuk mengecup doa-doa yang paling basah
Mengembun dalam genggammu pada senja yang membeku

(Surabaya, 24 November 2020)

Baca juga Hijabmu dan Rosarioku Dalam Cinta yang Esa

1 2 3Laman berikutnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button