cerpen

Suka Isi Celana

ket:Tempo

Oleh: Alexander Wande Wegha

SUKA ISI CELANA
Buta mataku melihat kusut tiraimu
Kembang kempis menghirup semilir
Kiri dan kanan bergerak mencari arah
Agar lekas laku lengkungnya

Dan itupun, ukuran tak ingin kau pahami
Bermata tiga sudah jadi hidangan
Guna aura di liput hormat
Menutup mata heningkan zakar
Menawar kata puas di beli
Hingga tuntas mandikan susu
Serabut akar pamit luluh

Saku mendalam menyimpan hasrat
Untuk tangan sempat mengunjung
Terhempas dahaga telaga hening
Agar kelak matamu buka
Saku celana isinya ganas

Scalabrinian Nita, 24 Agustus 2020

JEJAK YANG MEMBEKAS
( Untukmu Elesia)
Aku lupa berterima kasih kepada purnama
Sejak wajahmu merangkang sekian kali
Pada kalbu yang lupa jalan pulang
Menemani hingga membakar tangkai waktu
Bersama kata tak habis di kunyah

Namun, tak ingin di cemooh waktu
Kabur sirama kedipan mata
Tapi, harukah bau badanmu menyatu
Pada dinding-dinding kisah keramat
Terpentang lalu lenyap bersama angan

Tebaran jala mendalami telaga hening
Menangkap kata semasam asin
Membuka lumbung simpan tak sempat
Hingga semu menari di atas angan

Taman Tzunami, 19 Oktober 2019

TERIMA DAN KASIH
Cukup datang lalu tenang
Kembali lalu damai
Hening lahir sukacita
Untukmu dan untuku tuntas

Kapel Scalabrinian, 24 Agustus 2020

*penulis biasa di sapa Alex, sedang belajar di STFK Ledalero Maumere tinggal di Biara Scalabrinian

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button