Puisi

Yang Terjadi Ketika Malam Antologi Puisi Maxi L. Sawung

Malam Minggu

Pada suatu malam Minggu
Tuhan sebagai tuan rumah
menyuguhkan kita segelas kopi
Agar mata tetap menyala
Sebab lampu di langit-langit
Semakin suram.

Hati-hati. Katanya.
Pencuri-pencuri kesadaran
Biasanya datang
Saat malam semakin hangat.

Sedang jauh di sana
Seekor ular sedang
Menghitung waktu
Yang tepat.

(Maumere, 2020)

Baca juga Kelana Embun Pagi Antologi Puisi Andi Hotmartuah Girsan

Yang Terjadi Ketika Malam

Dari cerita pada bagian kitab tua itu
Ia tahu, setiap manusia mempunyai teman penghibur
Namun sudah ia lalui begitu
banyak malam tanpa apapun

Di cobanya mengingat apa pernah
Ia bertanya kepada Tuhan tentang
Teman penghiburnya.

Lalu ia ingat. Besok Tuhan sedang berlibur
Mungkin ia bisa bertamu ke rumah-Nya
Dalam misa pagi yang panjang
Lalu tanpa basa-basi bertanya
Tentang kekasihnya, siapa.

Lalu ia pergi
Ke atas ranjang
Ia tenangkan
Semua kecemasan.

(Maumere, 2020)

Baca juga Penyairku Sedang Gundah Antologi Puisi Wandro J. Haman

Retak

Hujan telah usai
Malam baru mulai
Samar-samar kau sadar
Desember hampir kelar

Ada apa dengan kita
Selain terus memupuk utang
Pertemuan yang belum juga
Menjebak kita untuk renggang

Katamu, kita baik-baik saja.
Kau hanya perlu menikmati kopi
Sambil sesekali menulis
Tentang kita

Semoga kita tidak lupa rupa
Lalu mencari hangat
Di antara gelas-gelas milik
Orang lain.

(Maumere, 2020)

Baca juga Isyarat Sang Senja Antologi Puisi Margaretha Wahyuni Rosari

Maxi L. Sawung

Penulis saat ini tinggal di Maumere. Menyukai sastra dan semua tentang Dia.


Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button